|
1. TAHAP PERTAMA/LATIHAN GERAK PERNAPASAN. Pada tahap ini peserta diminta menggerakan badannya dari posisi bersila (Minimun) atau duduk (Medium) tegak sampai dengan posisi condong kedepan dengan muka (pandangan) tetap kedepan. Lakukan latihan ini berulang kali dengan rileks/santai tanpa beban disertai landasan energi positif * sampai dengan peserta mampu melakukan dengan sempurna. *( Energi positif adalah energi yang dilandasi oleh pikiran positif ) 2. TAHAP KEDUA/LATIHAN PERNAPASAN SEGITIGA. Berikan penjelasan kepada peserta tentang tehnik pernapasan segitiga sbb : tarik napas dari hidung sebanyak banyaknya, tahan napas selama mungkin dengan menggembungkan perut dan buang napas melalui mulut secara perlahan. Setelah peserta memahaminya, ajak peserta melakukan tehnik pernapasan segitiga kombinasikan dengan gerak pernapasan. Lakukan kegiatan ini berulang - ulang sampai peserta mampu melakukannya dengan baik. 3. TAHAP KETIGA/PEMBERIAN TENAGA DALAM/DOPING ENERGI Perlu diketahui bahwa faktor usia dan pola hidup manusia menyebabkan elastisitas pembuluh darah menurun dengan drastis sehingga untuk mencegah terjadinya eror pada saat peserta melakukan jurus pertama perlu dilakukan pemberian (doping) energi pada cakra utama peserta agar pembuluh darah peserta lebih rileks/lentur (relaksasi) dan siap menerima lonjakan energi yang terjadi. Pemberian energi (Doping) hanya dapat dilakukan pada cakra utama (cakra dimana konsentrasi energi paling besar) dan hanya dapat dilakukan oleh mereka yang mengetahui pasti letak cakra utama.( Pada tahap ini asisten pelatih WAJIB menghubungi saya melalui hand phone untuk menerima informasi letak cakra utama calon peserta ) P E R I N G A T A N Letak cakra utama berubah - ubah dalam hitungan menit/jam tergantung kondisi fisik & psyhis peserta fisik & psyhid peserta. Kesalahan dalam menentukan cakra utama dapat berakibat fatal pecahnya pembuluh darah. Bagi mereka yang belum mampu menentukan letak cakra utama dilarang keras untuk mencoba - coba menentukan letak cakra utama karena dapat terkena sanksi perdata maupun pidana apabila pembuluh darah peserta pecah. 4. TAHAP KEEMPAT/LATIHAN JURUS. Pada tahap ini peserta sudah dapat memulai latihan olah napas dan gerak (jurus ) 1 dan dilanjutkan dengan jurus penutup. 5. TAHAP KELIMA / ISTIRAHAT. Penyesuaian tubuh terhadap energi yang besar memerlukan masa istirahat sekurang - kurangnya 4 (Empat) jam sebelum peserta dilatih jurus 2 dan seterusnya. 6. TAHAP KEENAM /LATIHAN JURUS Tahap keenam adalah tahap dimana peserta dilatih melakukan jurus 1, 2 dan 3 berulang - ulang sampai dengan gerakan peserta lebih halus dan tenang. 7. TAHAP KETUJUH Latihan penghalusan jurus 1 s/d 3 dengan berseri pada posisi minimum (bersila) ataupun medium (duduk dikursi ). Catatan : Latihan penguasaan ini biasanya memerlukan pertemuan 3 X. Dalam kasus tertentu pertemuan dapat saja diperpanjang sd 4 atau 5 kali tergantung kesepakatan. |