Energi dalam tubuh manusia dikenal oleh dunia kedokteran dengan nama Adenosin Triphosphat (ATP) yang merupakan produk tubuh hasil oksidasi antara enzime dan glukosa oleh O2,
ATP tersimpan dalam sel yang dinamakan Mitochondria, dimana pusat Mitochondria manusia terletak di daerah pusar kita.
Energi yang tersimpat di pusat energi tersebut dinamakan cadangan energi atau yang sering dinamakan tenaga dalam/chi/ki/prana
- Manusia memiliki pusat tenaga yang disebut thantien ( China ), Hara ( jepang ) Pusar (Indonesia) Stimulus Energi (Kedokteran) dimana cadangan energi setiap manusia berkumpul disitu dan energi yang terkumpul disitu akan keluar sewaktu waktu sesuai kebutuhan kita.
- Penderita Autism dikarenakan satu dan lain hal TIDAK MEMILIKI /MENGALAMI GANGGUAN PADA STIMULUS ENERGINYA, sehingga energi cadangan beredar diseluruh tubuh dan membuat penderita tidak bisa diam , tidak bisa konsentrasi dll.
- Berdasarkan pengalaman kami selama ini dengan tehnik pengobatan yang kami berikan ternyata hampir semua penderita Autism yang datang ketempat kami bisa diobati dan berdasarkan data yang ada dari 40 orang yang sedang dalam terapi 2 gagal ( karena orang tuanya tidak disiplin dalam mengobati putranya / sibuk ) 12 orang sudah bisa sekolah di sekolah umum, sisanya masih dalam pengobatan dengan tanda – tanda membaik ( mulai agak bisa diam ).
Adapun tehnik pengobatan yang kami ajarkan adalah sbb :
- Kedua orang tua kami ajarkan teknik melipat gandakan energi ( Bio Energy Power).
- Setelah 7 hari belajar kedua orang tua secara bergilliran mengobati penderita pagi dan sore dimana : Pagi ( sebelum penderita bangun ) Ibu latihan dan energi hasil latihan diberikan kepada penderita melalui tehnik dopping pada stimulus energi nya. Malam ( sewaktu penderita tidur ) Bapak latihan dan energi hasil latihan diberikan pada penderita dengan tehnik yang sama, selanjutnya ( setelah didopping ) dilakukan gosokan pada tulang punggung penderita agar kualitas hormon, enzime dan antibodi penderita membaik
Sampai saat ini hanya itu usaha yang terbaik yang dapat kita lakukan dalam mengobati penderita Autism dengan keyakinan SEMAKIN BAIK KITA BERUSAHA maka AKAN SEMAKIN BESAR PELUANG TUHAN MEMBERIKAN KESEMBUHAN PADA PENDERITA.
|