Tul Bu Ema, makanya, saya memprovokasi Temens yg ada di milis ini (Banyak yg praktisi BEP juga lho, tapi ada juga yg hanya pengamat) u/ datang. Nanti kita bisa diskusi, lihat sendiri, bagaimana sih enerji itu. Ini pertanyaan yg selalu muncul dari Temens selama ini, padahal yg kita gunakan u/ beraktivitas sehari- hari ini yaa enerji yg kita maksud itu. Kalau enerji kita kurang cukup, bisa2 kita masuk kategori sedang kurang fit atau kurang sehat alias sakit. Tapi rasa ingin tahu atau penasaran yg besar spt itu, menurut saya wajar sekali, karena selama ini kita sdh rancu dg berbagai istilah dan label terhadap masalah enerji ini. Spt tenaga dalam, hipnotis, telepati, prana, sampai lebih jauh spt kebal, gendam, jampe2, sulap, dan masih banyak lainnya. Mudah2an dg pemahaman yg benar dan masih dalam batas rasional, logika dan tdk bertentangan dg norma dan etika yg ada, kita bisa memposisikan diri secara proporsional di dalam masyarakat yg sangat dinamis spt sekarang ini Oh yaa.....nanti akan kita coba, mengangkat salah seorang Rekan kita yg kita minta duduk di atas koran (Harus setebal apa yaa tumpukan korannya ??????), trus kita angkat Rekan kita tsb melalui keempat ujung korannya. Dengan menyalurkan enerji dari keempat orang yg mengangkat ke koran tsb, seharusnya Rekan tsb dapat kita angkat tanpa menjebolkan korannya. Bagaimana kalau ternyata korannya JEBOL spt kata Bu Ema ????? Yuuukkk .......kita lihat saja besok sore Ingat lho yaa, ini bicara kecukupan enerji bagi manfaat kesehatan kita dan keluarga kita, bukan majik, dll....... Salam
|